BERITA TERKINI
BRIN Nilai UMI di Jalur Tepat Jadi Kekuatan Baru Riset dan Inovasi di Indonesia Timur

BRIN Nilai UMI di Jalur Tepat Jadi Kekuatan Baru Riset dan Inovasi di Indonesia Timur

MAKASSAR — Universitas Muslim Indonesia (UMI) kembali mendapat pengakuan dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) atas komitmennya memperkuat budaya riset dan inovasi. Direktur Manajemen Talenta BRIN, Dr. Ajeng Arum Sari, menilai UMI berada pada jalur yang tepat untuk berkembang menjadi salah satu kekuatan baru riset dan inovasi di kawasan Indonesia Timur.

Pernyataan itu disampaikan dalam Diskusi Peluang Kolaborasi Penelitian antara LP2S UMI dan BRIN yang digelar di Aula LP2S UMI Lantai 3 Menara UMI, Senin (8/6/2026). Kegiatan tersebut diikuti 35 dosen peneliti dari berbagai fakultas di lingkungan UMI, sebagai bagian dari upaya memperkuat jejaring penelitian, pengembangan talenta riset, serta kolaborasi inovasi yang berdampak bagi masyarakat.

Dalam kesempatan itu, Ajeng menekankan peran perguruan tinggi dalam membangun ekosistem ilmu pengetahuan, teknologi, dan inovasi nasional. Ia menyatakan BRIN terus membuka ruang kolaborasi bagi perguruan tinggi untuk terlibat dalam berbagai program strategis penelitian dan pengembangan.

“UMI memiliki modal yang sangat baik untuk terus berkembang sebagai salah satu kekuatan baru riset dan inovasi di Indonesia Timur. Kami melihat adanya komitmen yang kuat dalam pengembangan penelitian, peningkatan kapasitas peneliti, serta semangat membangun kolaborasi yang menjadi fondasi penting dalam ekosistem riset nasional,” ujar Ajeng.

Ia menjelaskan BRIN mendorong penguatan talenta peneliti melalui berbagai skema, mulai dari pendanaan penelitian, program pengembangan kapasitas sumber daya manusia, penguatan jejaring kolaborasi, hingga dukungan hilirisasi hasil penelitian agar memberi manfaat nyata.

“Riset tidak boleh berhenti pada laporan atau publikasi ilmiah semata. Riset harus mampu menjadi solusi, menghasilkan inovasi, dan memberikan dampak yang dapat dirasakan oleh masyarakat luas. Karena itu, kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah, industri, dan masyarakat menjadi sangat penting,” tambahnya.

Ketua LP2S UMI, Prof. Dr. H. Baharuddin Semmaila, S.E., M.Si., menyebut diskusi tersebut sebagai langkah strategis untuk memperkuat sinergi UMI dan BRIN dalam membangun budaya penelitian yang produktif, kolaboratif, serta berorientasi pada penyelesaian persoalan nyata di masyarakat.

Menurut Baharuddin, perguruan tinggi tidak cukup hanya menghasilkan lulusan yang kompeten, tetapi juga perlu menghadirkan penelitian berkualitas, inovatif, dan berkontribusi bagi pembangunan nasional. “Kegiatan ini menjadi momentum yang sangat penting bagi para dosen dan peneliti UMI untuk memahami berbagai peluang kolaborasi yang tersedia di BRIN. Kami berharap semakin banyak peneliti UMI yang terlibat dalam program-program strategis nasional sehingga mampu menghasilkan riset yang berdampak dan bermanfaat bagi masyarakat,” ujarnya.

Ia juga menegaskan bahwa kerja sama kelembagaan UMI dan BRIN telah memiliki fondasi melalui kolaborasi yang terbangun sebelumnya. Tahap berikutnya, kata dia, adalah memperkuat implementasi melalui program konkret yang dapat meningkatkan kualitas penelitian dan inovasi.

Dalam kegiatan tersebut turut hadir Sekretaris LP2S UMI, Prof. Dr. Ir. H. Andi Aladin, yang juga merupakan reviewer BRIN. Ia menilai kolaborasi perguruan tinggi dan BRIN menjadi kebutuhan strategis untuk menghadapi tantangan global yang kian kompleks. “Kolaborasi yang kuat akan mempercepat lahirnya inovasi, memperluas jejaring penelitian, serta meningkatkan kapasitas dosen dan peneliti dalam menghasilkan karya ilmiah yang berkualitas dan berdaya guna. Karena itu, sinergi seperti ini harus terus diperkuat dan diperluas,” katanya.

Diskusi yang dipandu Kepala Bidang Penelitian LP2S UMI, Prof. Dr. Asrina, S.K.M., M.Kes., berlangsung interaktif. Para peserta membahas peluang pendanaan penelitian, strategi peningkatan kualitas luaran riset, pengembangan talenta peneliti, hingga peluang kolaborasi lintas institusi di berbagai bidang strategis.

Kegiatan ini disebut sejalan dengan arah transformasi UMI melalui penguatan budaya riset, peningkatan publikasi ilmiah, pengembangan kekayaan intelektual, hilirisasi inovasi, serta perluasan kerja sama nasional dan internasional. Melalui kolaborasi dengan BRIN, UMI berharap semakin banyak dosen dan peneliti dapat mengakses program strategis nasional, memperluas jejaring penelitian, serta menghasilkan inovasi yang memberi manfaat nyata bagi masyarakat.