Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) membuka Program Talenta Wirausaha Teknologi (Technopreneur) untuk menjembatani hasil riset dan inovasi teknologi agar dapat dikembangkan menjadi model bisnis yang siap bersaing di pasar. Program ini ditujukan bagi generasi muda yang memiliki minat berwirausaha dan ingin membangun bisnis berbasis teknologi dari hasil riset BRIN.
Selama ini, sejumlah inovasi yang dikembangkan di laboratorium kerap tidak berlanjut ke tahap pemanfaatan yang lebih luas. Di sisi lain, banyak anak muda memiliki semangat kewirausahaan, namun kesulitan menemukan teknologi yang dapat menjadi fondasi usaha. Melalui program pendampingan intensif ini, BRIN mempertemukan peserta dengan teknologi kunci hasil riset untuk diolah menjadi ide bisnis yang lebih konkret.
Pendaftaran Program Technopreneur dibuka pada 2–15 Juni 2026. Peserta tidak hanya mendapatkan pembelajaran kewirausahaan secara teoritis, tetapi juga diarahkan untuk mengembangkan ide bisnis berbasis teknologi yang bersumber dari riset BRIN. Program ini bertujuan mendorong agar inovasi tidak berhenti di laboratorium, melainkan memberi dampak bagi masyarakat, industri, dan perekonomian nasional.
BRIN juga merilis jadwal seleksi yang bersifat tentatif. Tahap seleksi administrasi dijadwalkan pada 17–19 Juni 2026, dilanjutkan seleksi substansi pada 22–26 Juni 2026. Pengumuman peserta yang lolos seleksi dijadwalkan pada 29–30 Juni 2026.
Informasi lengkap sekaligus pendaftaran dapat diakses melalui laman manajementalenta.brin.go.id/program/102. BRIN juga menyediakan daftar teknologi hasil riset yang dapat dijadikan basis ide bisnis melalui kanal informasi yang disiapkan.
Dalam pengumuman program, BRIN menyebut program ini terbuka bagi wirausaha muda lulusan D-III hingga S-1 dengan usia maksimal 25 tahun, yang memiliki semangat membangun bisnis berbasis teknologi. Calon peserta diminta menyiapkan tim dan proposal serta mendaftar sebelum batas akhir pendaftaran pada 15 Juni 2026.