BERITA TERKINI
BI Tegaskan Tidak Ada Periode Ketiga Penukaran Uang Baru di Aplikasi PINTAR

BI Tegaskan Tidak Ada Periode Ketiga Penukaran Uang Baru di Aplikasi PINTAR

Bank Indonesia (BI) menegaskan masyarakat tidak perlu menunggu pembukaan kuota penukaran uang baru periode ketiga melalui aplikasi PINTAR. Penegasan itu disampaikan setelah periode kedua penukaran uang baru yang digelar pada 24 dan 27 Februari 2026 resmi berakhir.

Menjelang Lebaran, antusiasme masyarakat untuk mendapatkan uang pecahan baru terpantau tinggi. Banyak warga menukarkan uang untuk kebutuhan amplop Lebaran, hadiah, maupun koleksi. Kondisi tersebut membuat kuota yang disediakan BI pada periode pertama dan kedua cepat habis, sementara sebagian masyarakat belum sempat mendapatkan kesempatan penukaran.

Menanggapi pertanyaan warganet, BI melalui akun resmi Instagram @bank_indonesia menyatakan tidak ada rencana membuka periode ketiga penukaran uang baru. Dalam kolom komentar unggahan terkait jadwal penukaran, BI menulis, “Tidak ada periode ke-3, ya, Sobat. Sebagai alternatif, kamu bisa memilih lokasi lainnya, pantau Instagram Kantor Perwakilan BI setempat, atau berkoordinasi dengan perbankan umum terdekat.”

BI mengimbau masyarakat memanfaatkan alternatif yang tersedia, termasuk memilih lokasi penukaran lain serta mengikuti informasi dari Kantor Perwakilan BI setempat. Selain itu, bank sentral menyebut masyarakat tetap dapat memperoleh uang baru melalui perbankan umum, baik bank pemerintah maupun swasta, yang melayani penukaran menjelang Lebaran.

Untuk periode kedua, BI membagi jadwal pemesanan berdasarkan wilayah. Pemesanan untuk wilayah Jawa dibuka pada 24 Februari 2026 pukul 08.00 WIB hingga kuota habis. Sementara wilayah luar Jawa dibuka pada 27 Februari 2026 pukul 08.00 WIB, juga hingga kuota terpenuhi.

Adapun proses penukaran uang baru berlangsung pada 28 Februari hingga 15 Maret 2026. BI menekankan pemesanan yang telah dilakukan harus diikuti kehadiran langsung di lokasi yang dipilih serta membawa bukti pemesanan.

BI juga mengingatkan sejumlah persiapan agar penukaran berjalan lancar, antara lain menyiapkan KTP sebagai identitas untuk verifikasi, memastikan pemesanan sesuai wilayah penukaran, serta mengunduh atau mencetak bukti pemesanan untuk ditunjukkan saat penukaran.