BERITA TERKINI
AWS Kerja Sama dengan NTT Docomo dan NEC untuk Kembangkan Jaringan Otonom Berbasis AI

AWS Kerja Sama dengan NTT Docomo dan NEC untuk Kembangkan Jaringan Otonom Berbasis AI

Amazon Web Services (AWS) menyatakan operator telekomunikasi sudah lama menargetkan terbentuknya jaringan otonom. Target tersebut sejalan dengan taksonomi tingkat otonom yang dikembangkan TM Forum, dari level 0 hingga 5. Menurut AWS, kemajuan kecerdasan buatan (AI) berbasis agen kini mendorong peralihan pengelolaan jaringan dari yang semula reaktif menjadi lebih proaktif.

AWS menyediakan layanan AI agen yang mencakup infrastruktur, alat pengembangan, hingga aplikasi siap pakai. Implementasi pendekatan ini terlihat melalui kerja sama AWS dengan sejumlah operator global, termasuk NTT Docomo dan NEC.

Dalam kolaborasi dengan NTT Docomo, operator tersebut membangun platform AI agen menggunakan Amazon Bedrock Agent Core. Platform ini dirancang untuk menganalisis data secara real-time dari lebih dari satu juta perangkat jaringan. Pendekatan tersebut disebut membantu mempercepat analisis penyebab gangguan serta mengurangi waktu penanganan dari hitungan minggu menjadi jam.

AWS menjelaskan Bedrock Agent Core menjadi lapisan penting dalam pengembangan sistem multi-agen. Layanan ini menyediakan kemampuan memori jangka panjang, pengelolaan identitas dan akses, serta visibilitas dalam pengoperasian agen AI. Dengan dukungan tersebut, operator disebut dapat meningkatkan efisiensi operasional dengan keterlibatan manusia yang lebih minim.

Sementara itu, AWS juga bekerja sama dengan NEC untuk meningkatkan performa jaringan, khususnya pada jaringan inti 5G. NEC memanfaatkan AWS Outposts Racks generasi terbaru untuk menjalankan fungsi user plane pada jaringan inti 5G. Berbeda dengan control plane yang sudah banyak dijalankan di cloud, user plane membutuhkan bandwidth tinggi karena menangani lalu lintas data dalam jumlah besar.

Melalui pendekatan tersebut, AWS menyebut mampu menghadirkan performa hingga 200 gigabit per detik dengan komputasi yang lebih efisien. Infrastruktur Outposts ditempatkan langsung di pusat data pelanggan, namun tetap dikelola seperti layanan cloud AWS.

Selain infrastruktur, NEC juga menggunakan teknologi AI agen AWS bernama Kiro untuk mempercepat proses deployment fungsi jaringan. Kiro merupakan lingkungan pengembangan terintegrasi yang memanfaatkan bahasa alami untuk menyusun spesifikasi, menghasilkan dokumen, diagram arsitektur, hingga kode secara otomatis. NEC menyatakan teknologi ini dapat memangkas waktu deployment dari hitungan minggu menjadi hanya beberapa jam.