Apple resmi memperkenalkan MacBook Pro terbaru ukuran 14 inci dan 16 inci yang ditenagai chip M5 Pro dan M5 Max. Perusahaan menempatkan peningkatan performa—terutama untuk kebutuhan AI, kreator, dan pengembang dengan beban kerja berat—sebagai fokus utama pembaruan kali ini.
Senior Vice President of Hardware Engineering Apple, John Ternus, mengatakan MacBook Pro dengan M5 Pro dan M5 Max menghadirkan “standar baru laptop pro”, dengan klaim kinerja hingga 4 kali lebih cepat dibanding generasi sebelumnya. Ia juga menekankan peran Neural Accelerator di GPU yang disebut memungkinkan profesional menjalankan model bahasa besar (LLM) kompleks langsung di perangkat, sambil tetap mempertahankan daya tahan baterai.
Peningkatan performa AI, grafis, dan CPU
Chip M5 Pro dan M5 Max dibangun menggunakan Fusion Architecture terbaru Apple. CPU-nya memiliki hingga 18 core, terdiri dari 6 core “super” dan 12 core hemat daya untuk beban kerja multithread.
Untuk AI, Apple mengklaim pemrosesan prompt LLM 4 kali lebih cepat dibanding M4 Pro dan M4 Max. Pembuatan gambar berbasis AI disebut meningkat hingga 8 kali lebih cepat dibanding M1 Pro dan M1 Max. Sementara itu, performa grafis diklaim naik hingga 50% dibanding M4 Pro dan M4 Max.
Apple juga menyebut MacBook Pro dengan M5 Pro mampu membuat gambar AI hingga 7,8 kali lebih cepat dibanding M1 Pro, serta melakukan rendering 3D di Maxon Redshift hingga 5,2 kali lebih cepat dibanding M1 Pro. Untuk gim, ray tracing pada judul seperti Cyberpunk 2077 Ultimate Edition diklaim 1,6 kali lebih cepat dibanding M4 Pro.
Di sisi lain, M5 Max disebut mendorong performa lebih jauh: pembuatan gambar AI hingga 8 kali lebih cepat dibanding M1 Max, serta rendering video di Blackmagic DaVinci Resolve Studio hingga 5,4 kali lebih cepat dibanding M1 Max.
Memori lebih besar untuk beban kerja profesional
Apple turut menyoroti peningkatan bandwidth memori untuk kebutuhan AI dan data. M5 Pro mendukung memori hingga 64GB dengan bandwidth 307 Gbps, sedangkan M5 Max mendukung hingga 128GB dengan bandwidth 614 Gbps. Apple menyebut peningkatan ini membuka ruang untuk pelatihan model AI lokal dan proyek video besar 8K.
SSD lebih cepat dan kapasitas standar lebih besar
Apple juga meningkatkan kecepatan penyimpanan. SSD baru diklaim menawarkan performa baca-tulis hingga dua kali lebih cepat, dengan kecepatan mencapai 14,5 Gbps.
Untuk kapasitas penyimpanan standar, Apple menyebut MacBook Pro dengan M5 Pro kini mulai dari 1TB, sementara varian M5 Max mulai dari 2TB.
Baterai hingga 24 jam dan pengisian cepat
MacBook Pro terbaru diklaim memiliki daya tahan baterai hingga 24 jam. Apple menyatakan pengguna yang beralih dari model Intel bisa mendapatkan tambahan penggunaan hingga 13 jam. Perusahaan juga menyebut performa maksimal tetap terjaga baik saat menggunakan baterai maupun saat terhubung ke listrik.
Perangkat ini mendukung pengisian cepat: baterai dapat terisi 50% dalam 30 menit dengan adaptor 96W atau lebih tinggi.
Konektivitas: Thunderbolt 5, HDMI 8K, hingga Wi‑Fi 7
Dari sisi konektivitas, Apple menghadirkan tiga port Thunderbolt 5. HDMI kini mendukung resolusi hingga 8K, sementara slot SDXC tetap tersedia.
Untuk dukungan layar eksternal, M5 Pro mendukung hingga dua layar eksternal resolusi tinggi, sedangkan M5 Max mendukung hingga empat layar eksternal. Wi‑Fi 7 dan Bluetooth 6 juga tersedia melalui chip jaringan N1 rancangan Apple.
Layar XDR, kamera 12MP, dan audio
MacBook Pro mempertahankan layar Liquid Retina XDR dengan kecerahan HDR puncak 1.600 nit dan hingga 1.000 nit untuk konten SDR. Opsi nano-texture tersedia untuk pengguna yang bekerja di lingkungan dengan pantulan cahaya tinggi.
Untuk kebutuhan konferensi video, tersedia kamera 12MP Center Stage dengan dukungan Tampilan Meja. Apple juga menambahkan mikrofon berkualitas studio dan sistem enam speaker dengan Audio Spasial.
macOS Tahoe dan integrasi Apple Intelligence
MacBook Pro terbaru langsung menjalankan macOS Tahoe. Spotlight mendapat pembaruan yang memungkinkan pengguna menjalankan tindakan langsung dari bilah pencarian.
Apple Intelligence juga semakin terintegrasi, termasuk Terjemahan Langsung di Pesan, FaceTime, dan Telepon. Selain itu, Pintasan disebut dapat terhubung langsung ke model AI di perangkat. Fitur Kontinuitas memungkinkan panggilan dari iPhone diteruskan ke Mac dan pemantauan Aktivitas Langsung secara real time.
Harga dan ketersediaan
MacBook Pro 14 inci dan 16 inci dengan M5 Pro dan M5 Max disebut akan segera hadir di Indonesia, namun Apple belum mengumumkan harga resmi untuk pasar Tanah Air.
Di Amerika Serikat, MacBook Pro 14 inci dengan M5 Max dibanderol USD 3.599 (sekitar Rp 60 juta). MacBook Pro 16 inci dengan M5 Pro dijual mulai USD 2.699 (sekitar Rp 46 juta), sedangkan varian M5 Max dibanderol USD 3.899 (sekitar Rp 66 juta).