BERITA TERKINI
Aplikasi BadeSaba dan Siaran IRIB TV3 Iran Diduga Diretas, Muncul Pesan Politik dan Video Trump-Netanyahu

Aplikasi BadeSaba dan Siaran IRIB TV3 Iran Diduga Diretas, Muncul Pesan Politik dan Video Trump-Netanyahu

Sejumlah platform milik Iran dilaporkan diduga menjadi sasaran peretasan di tengah memanasnya konflik yang melibatkan Amerika Serikat dan Israel. Peretasan tersebut disebut menimpa aplikasi kalender Islam BadeSaba serta saluran televisi Iran, IRIB TV3, dengan kemunculan pesan dan tayangan berisi pidato Presiden AS Donald Trump dan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu.

Insiden ini terjadi setelah serangan gabungan terhadap Iran pada Sabtu (28/2/2026). Iran kemudian membalas dengan menargetkan pangkalan militer AS di sejumlah negara Timur Tengah, termasuk di Arab Saudi pada Minggu (1/3/2026).

Menurut laporan Reuters, aplikasi BadeSaba menampilkan pesan bertuliskan “saatnya perhitungan” yang berisi ajakan agar angkatan bersenjata menyerahkan senjata dan bergabung bersama rakyat. BadeSaba merupakan aplikasi kalender Islam milik Iran yang disebut telah diunduh lebih dari 5 juta kali.

Peneliti keamanan siber sekaligus pendiri perusahaan DarkCell, Hamid Kashfi, menilai serangan terhadap aplikasi tersebut bersifat strategis karena BadeSaba banyak digunakan oleh kelompok masyarakat yang religius dan disebut cenderung menjadi pendukung pemerintah Iran.

Sementara itu, IRIB TV3 juga dilaporkan mengalami gangguan siaran yang diduga terkait peretasan. Mengutip Gulf News, Senin (2/3/2026), dugaan peretasan itu muncul setelah beredar unggahan di media sosial X dari pengelola akun @RT_com yang memperlihatkan siaran IRIB TV3 tiba-tiba terinterupsi dan menampilkan layar terpisah.

Dalam video yang diunggah pada Senin tersebut, terlihat Donald Trump muncul di podium dengan latar bendera Amerika Serikat dan mengenakan topi bertuliskan “USA” saat menyampaikan pidato. Tayangan itu disertai teks terjemahan dalam bahasa Persia yang memuat sejumlah pesan, termasuk seruan kepada masyarakat Iran untuk bangkit melawan rezim serta peringatan mengenai aksi militer yang disebut sedang berlangsung.

Unggahan tersebut juga mengeklaim peretasan siber diikuti “pemadaman” siaran. IRIB TV3 sendiri disebut biasanya menayangkan program sepak bola.

Hingga laporan ini disusun, informasi yang beredar masih berupa dugaan peretasan, dengan keterangan mengenai pelaku yang disebut pro-AS atau pro-Israel serta anti-pemerintah Iran.