Layanan ambulans di DKI Jakarta disiagakan selama 24 jam sepanjang Ramadan untuk melayani warga yang membutuhkan pertolongan.
Kepala Unit Pusat Krisis dan Kegawatdaruratan Kesehatan Daerah (PK3D) Sulung Mulia Putra mengatakan layanan ambulans beserta personel tetap berjaga penuh selama 24 jam. “Jakarta, dan petugas memang 24 jam bersiaga,” ujarnya, Jumat (20/2).
Selain ambulans, Sulung menyebut puskesmas dan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) di Jakarta juga siaga 24 jam.
Ia menjelaskan, total terdapat 98 unit ambulans yang siap melayani warga di ibu kota tanpa dipungut biaya.
Warga yang membutuhkan layanan ambulans dapat menghubungi nomor 112 atau 119, serta mengakses layanan melalui JakCare, JakSehat, atau aplikasi JAKI. Setelah laporan diterima, unit ambulans di lapangan akan menjemput warga yang membutuhkan.
Dalam penanganan di lokasi, perawat akan memeriksa kondisi pasien dan menentukan tingkat kegawatdaruratannya.