Gelombang investasi pada kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) masih berlanjut. Investor global ramai-ramai menggelontorkan dana besar kepada Alphabet, induk perusahaan Google, untuk mendukung ekspansi bisnis AI.
Alphabet menghimpun sekitar 85 miliar dollar AS (sekitar Rp 1.545 triliun) melalui penjualan saham. Nilai tersebut disebut menjadi penawaran saham terbesar yang pernah dilakukan perusahaan mana pun di dunia.
Besarnya dana yang masuk dinilai mencerminkan tingginya keyakinan investor terhadap prospek AI. Alphabet sendiri bukan perusahaan yang tengah kesulitan keuangan. Pada kuartal pertama 2026, perusahaan mencatat pendapatan sekitar 109,9 miliar dollar AS (sekitar Rp 1.997 triliun), naik 22 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Pertumbuhan juga terlihat pada bisnis cloud Google yang meningkat 63 persen menjadi sekitar 20 miliar dollar AS.
CEO Google Sundar Pichai menyampaikan, pada awalnya Alphabet berencana menjual instrumen saham senilai 40 miliar dollar AS (sekitar Rp 727,16 triliun) pada tahap pertama. Namun, minat investor yang tinggi membuat penawaran tersebut kelebihan peminat (oversubscribed) sehingga nilainya dinaikkan menjadi 45 miliar dollar AS (sekitar Rp 818 triliun).
Pichai juga mengatakan perusahaan berencana menjual saham tambahan senilai 40 miliar dollar AS pada kuartal berikutnya melalui program “at the market” mulai kuartal III, sehingga total dana yang dihimpun mencapai sekitar 85 miliar dollar AS.
Di antara investor yang ikut membeli saham Alphabet adalah Berkshire Hathaway, perusahaan investasi milik Warren Buffett. Berkshire Hathaway disebut menanamkan sekitar 10 miliar dollar AS (sekitar Rp 181,79 triliun) untuk membeli saham Alphabet.
Jumlah dana yang dihimpun Alphabet melampaui rekor sebelumnya yang dipegang perusahaan minyak Brasil, Petroleo Brasileiro SA (Petrobras), yang mengumpulkan dana 70 miliar dollar AS pada 2010.
Meski terkait AI, dana tersebut disebut tidak semata-mata akan digunakan untuk mengembangkan chatbot baru atau fitur AI generatif yang saat ini banyak digunakan masyarakat.