BERITA TERKINI
Alinea Baru Rilis Single “Tanpa Aplikasi”, Soroti Ketimpangan Sistem Ojek Online

Alinea Baru Rilis Single “Tanpa Aplikasi”, Soroti Ketimpangan Sistem Ojek Online

Batulicin – Alinea Baru, unit synthwave asal Batulicin, Kalimantan Selatan, merilis single terbaru berjudul “Tanpa Aplikasi”. Grup yang digawangi Eza (vokal), Iqbal, dan Erwin ini mengangkat isu ketimpangan dalam sistem aplikasi ojek online, terutama terkait algoritma dan mekanisme pemotongan yang dinilai tidak berpihak kepada pengemudi.

Secara musikal, “Tanpa Aplikasi” mengusung warna synthwave bergaya 80-an yang dipadukan dengan sentuhan modern. Proses produksi berada di bawah komando Prima Yuda Prawira yang juga mengisi bagian synthesizer. Aransemen lagu dibuat kaya tekstur dengan lapisan bunyi yang padat, namun tetap dijaga agar terdengar seimbang.

Dalam lagu ini, Eza menggunakan pendekatan semi-rap dengan energi yang lebih bertenaga. Meski aransemen terdengar rapat, artikulasi vokal tetap jelas sehingga pesan lagu dapat tersampaikan tanpa harus bergantung pada teks lirik.

Yuda juga menyelipkan nama “Mas Supardi” untuk mendekatkan narasi lagu dengan pendengar. Potret kekecewaan pengemudi ojek online tergambar dalam salah satu penggalan lirik: “Karena aku terbawa emosi/kalau lewat aplikasi/potongannya sangat tinggi sekali.”

Eza menyebut “Tanpa Aplikasi” sebagai bentuk empati sekaligus refleksi atas realitas yang ia lihat sehari-hari. “Kami melihat sendiri bagaimana teman-teman ojol bekerja dari pagi sampai malam, tapi tetap harus berhadapan dengan potongan yang besar dan sistem yang tidak selalu transparan. ‘Tanpa Aplikasi’ bukan untuk menyerang siapapun, tapi untuk menyuarakan keresahan yang memang ada. Kalau lagu ini bisa jadi ruang representasi buat mereka, itu sudah lebih dari cukup,” ujar Eza.

Ia juga menyampaikan pesan kepada para pembuat kebijakan terkait peran teknologi dalam kehidupan pekerja. “Kepada para pembuat kebijakan: Teknologi seharusnya memanusiakan manusia, bukan menjadi alat perbudakan gaya baru yang legal. Kami mendesak adanya transparansi dan regulasi yang jelas terkait tarif dan potongan. Jangan biarkan rakyat kalian bertarung sendirian di aspal hanya untuk mengejar angka yang terus dipangkas oleh algoritma yang tidak transparan,” tambahnya.

Rilisan ini disebut menandai fase baru bagi Alinea Baru, baik dari sisi musikalitas maupun keberanian mengangkat tema. Ke depan, penguatan strategi promosi digital dan perluasan jejaring di luar Kalimantan Selatan dipandang menjadi langkah penting agar lagu ini menjangkau audiens yang lebih luas.