BATAM – Platform MANTAB (Manajemen Talenta Batam) yang diperkenalkan sebagai solusi job matching bagi pencari kerja di Batam mendapat sorotan dari kalangan mahasiswa. Mereka menilai MANTAB sulit ditemukan melalui mesin pencarian Google dan tidak tersedia di Google Play Store.
MANTAB sebelumnya diresmikan dalam sebuah seremoni pada awal Desember 2025. Saat peluncuran, platform ini disebut sebagai inovasi untuk menjawab tantangan pengangguran serta menjembatani tenaga kerja lokal dengan industri di Batam.
Namun memasuki Maret 2026, sejumlah mahasiswa mengaku kesulitan menemukan akses MANTAB secara daring. Ketua BEM Fakultas Hukum Universitas Riau Kepulauan (Unrika), Fachrul Anwar, menyampaikan kekecewaannya dan menilai kondisi tersebut menunjukkan persoalan dalam pengawasan serta kesiapan sistem.
Fachrul mengatakan, mahasiswa yang hadir saat peluncuran menaruh harapan agar proses perekrutan bagi fresh graduate lokal dapat diperbaiki melalui platform tersebut. “Namun setelah tiga bulan, tidak sesuai ekspektasi. Kami harap ada pernyataan resmi dari BP Batam agar tidak muncul isu liar, termasuk soal penggunaan anggaran yang tidak tepat,” ujarnya.
Ketua Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Batam, Alwi Djaelani, juga menilai peluncuran MANTAB terkesan sebatas seremoni. Menurutnya, hingga kini mahasiswa dan masyarakat belum menemukan akses aplikasi maupun situs secara mudah melalui pencarian Google.
Alwi turut menyoroti potensi pemborosan anggaran. Ia menyebut peluncuran dan pengembangan aplikasi memerlukan biaya. “Berapa anggaran yang digunakan? Jika aplikasinya tidak tersedia, saya kira perlu diaudit oleh Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia,” katanya.
Di sisi lain, Direktur Pengembangan KPBPB & KEK BP Batam, Irfan Syakir Widyasa, menegaskan bahwa MANTAB masih aktif. Ia menyebut per Rabu, 4 Maret 2026, terdapat 71 lowongan pekerjaan aktif yang dapat diakses melalui platform tersebut.
Irfan menjelaskan, terdapat dua tautan MANTAB. Salah satunya sedang dalam proses pemeliharaan (maintenance), yakni https://www.mantab.go.id. Sementara itu, https://mantab.go.id atau https://mantab.go.id/lowongan-pekerjaan masih aktif dan dapat digunakan. “Yang www itu yang lagi maintenance dan yang tanpa www itu yang aktif,” ujarnya.
Terkait situs yang disebut tidak muncul saat dicari melalui Google, Irfan mengatakan pihaknya akan melakukan pengecekan lebih lanjut. “Terima kasih atas masukannya ya,” tuturnya.
Mengenai MANTAB yang tidak tersedia di Play Store maupun App Store, Irfan menegaskan BP Batam tidak pernah mengumumkan akan merilisnya di kedua platform tersebut. Menurutnya, sejak awal pengembangan diputuskan untuk berfokus pada layanan berbasis website yang mobile friendly agar pengguna tidak perlu mengunduh aplikasi dan tidak terbebani pembaruan berkala melalui toko aplikasi.
Dengan pendekatan tersebut, BP Batam menyatakan tampilan tulisan, foto, dan tata letak situs tetap dibuat nyaman diakses melalui smartphone tanpa instalasi tambahan.